Archive for February, 2008
i have to let go of my past once and for all,its only for the best…
Posted in Uncategorized on February 29, 2008 by afrafardillahFor What Is WORTH…
Posted in Uncategorized on February 25, 2008 by afrafardillahKeep holding me down,
And Ill be keeping you up tonight
The four-letter word got stuck in my head,
The dirtiest word that Ive ever said
Its making me feel all right
And what its worse, I REALLY DO!
For what its worth, Im gonna run, run, run,
till the sweetness gets to you,
And what its worse, I love you!
Hey please baby, come back,
Therell be no more loving attacks
And Ill be keeping it cool tonight.
The four-letter word is out of my head,
Come on around, get back in my bed,
Keep making me feeling all right…
For what its worth, I like you,
And what its worse, I really do!
Things happened worse
And we had fun, fun, fun,
till I said I love you,
And what its worse, I really do!
For what is worth, I love you!
And what is worse, I really do!
Oh…
For what its worth, I love you,
And what its worse, I really do, oh,
For what its worth, I love you,
And what its worse, I really do
terima kasih guru..
Posted in Uncategorized on February 25, 2008 by afrafardillah
Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa
Jika hari ini seorang Raja menaiki takhta
Jika hari ini seorang Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang peguam menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa saja menjadi dewasa;
Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca.
(nukilan Sasterawan Negara, Usman Awang)
duhai yang menduhaikan…
Posted in Uncategorized on February 25, 2008 by afrafardillah
Khabarkan yang aku tak bisa tidur memikirkan semalam
Yang menjelma dan merangkul aku dengan rakus
Hingga aku terperusuk ke dalam jantung yang hilang denyutnya
Duhai kekasih yang jauh di mata
Khabarkan yang kau masih mengingati diri ini
Walaupun telah lama aku kau campakkan dalam lautan kenangan
Yang begelora dan berombak setinggi berjuta hasta
Duhai rinduku yang memeluk realiti
Aku tak pernah menipu kamu awan yang bergumpalan
Kerana warnanya tetap putih sesuci kapas
Walaupun ada kalanya mendung datang singgah mencoret palitan
Duhai dinda yang bernama kekasih, rinduku, sayangku
Adakah kesetiaan masih milik kita
Walaupun merpati membisikkan yang kau bukan lagi milikku
Walaupun mentari menjerit yang aku telah kehilanganmu\
Duhai yang menduhaikan
Malam ini kita labuhkan
Dengan puisi sejuta anganan…
SAK
Hello world!
Posted in Uncategorized on February 25, 2008 by afrafardillahWelcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!




